Pemotongan laser yang tidak terlalu boros
Innovation

Pemotongan laser yang tidak terlalu boros


Fabricaide memberikan umpan balik langsung tentang desain potongan laser, seperti peringatan tentang apakah bahan akan sesuai pada lembaran yang akan dipotong. Kredit: Institut Teknologi Massachusetts

Pemotongan laser adalah bagian penting dari banyak industri, mulai dari pembuatan mobil hingga konstruksi. Namun, prosesnya tidak selalu mudah atau efisien: Memotong lembaran logam yang sangat besar membutuhkan waktu dan keahlian, dan bahkan pengguna yang paling berhati-hati pun masih dapat menghasilkan bahan sisa dalam jumlah besar yang terbuang percuma. Teknologi yang mendasari yang menggunakan laser untuk memotong tepi sebenarnya tidak terlalu canggih: penggunanya sering tidak mengetahui berapa banyak bahan yang mereka gunakan, atau apakah desain yang mereka pikirkan bahkan dapat dibuat.

Dengan pemikiran ini, para peneliti dari MIT’s Computer Science and Artificial Intelligence Lab (CSAIL) telah menciptakan alat baru yang disebut Fabricaide yang memberikan umpan balik langsung tentang bagaimana berbagai bagian desain harus ditempatkan pada lembaran mereka — dan bahkan dapat menganalisis dengan tepat berapa banyak material digunakan.

“Dengan memberikan umpan balik tentang kelayakan desain saat dibuat, Fabricaide memungkinkan pengguna untuk merencanakan desain mereka dengan lebih baik dalam konteks bahan yang tersedia,” kata Ph.D. mahasiswa Ticha Sethapakdi, yang memimpin pengembangan sistem bersama Profesor MIT Stefanie Mueller, sarjana Adrian Reginald Chua Sy, dan Universitas Carnegie Mellon Ph.D. siswa Daniel Anderson.

Fabricaide memiliki alur kerja yang menurut tim secara signifikan mempersingkat putaran umpan balik antara desain dan fabrikasi. Alat ini menyimpan arsip tentang apa yang telah dilakukan pengguna, melacak berapa banyak dari setiap materi yang tersisa. Ini juga memungkinkan pengguna untuk menetapkan banyak bahan ke berbagai bagian desain yang akan dipotong, yang menyederhanakan proses sehingga tidak terlalu merepotkan untuk desain multi-bahan.

Kredit: Institut Teknologi Massachusetts

Elemen penting lainnya dari Fabricaide adalah algoritme pengemasan 2-D khusus yang dapat mengatur bagian-bagian menjadi lembaran dengan cara yang efisien secara optimal, dalam waktu nyata. Tim tersebut menunjukkan bahwa algoritme mereka lebih cepat daripada alat sumber terbuka yang ada, sekaligus menghasilkan kualitas yang sebanding. (Algoritma juga bisa dimatikan, jika pengguna sudah tahu bagaimana mereka ingin menyusun materi.)

“Banyak dari bahan-bahan ini merupakan sumber daya yang sangat langka, sehingga masalah yang sering muncul adalah seorang desainer tidak menyadari bahwa mereka telah kehabisan bahan sampai mereka selesai memotong desainnya,” kata Sethapakdi. “Dengan Fabricaide, mereka dapat mengetahui lebih awal sehingga mereka dapat secara proaktif menentukan cara terbaik untuk mengalokasikan bahan.”

Saat pengguna membuat desain, alat tersebut mengoptimalkan penempatan komponen ke lembaran yang ada dan memberikan peringatan jika ada bahan yang tidak mencukupi, dengan saran untuk bahan pengganti (misalnya, menggunakan akrilik kuning setebal 1 milimeter, bukan akrilik merah 1 mm). Fabricaide bertindak sebagai antarmuka yang terintegrasi dengan alat desain yang ada, dan kompatibel dengan perangkat lunak CAD 2-D dan 3-D seperti AutoCAD, SolidWorks, dan bahkan Adobe Illustrator.

Di masa depan, tim berharap dapat menggabungkan sifat material yang lebih canggih, seperti seberapa kuat atau fleksibel bahan tersebut. Tim mengatakan bahwa mereka dapat membayangkan Fabricaide digunakan di ruang pembuat bersama sebagai cara untuk mengurangi limbah. Seorang pengguna mungkin melihat, katakanlah, 10 orang mencoba menggunakan material tertentu, dan kemudian dapat beralih ke material lain untuk desain mereka guna menghemat sumber daya.


Perangkat lunak yang dikembangkan untuk membantu pemrogram membuat prototipe antarmuka pengguna grafis


Disediakan oleh Massachusetts Institute of Technology

Kisah ini diterbitkan ulang atas izin MIT News (web.mit.edu/newsoffice/), situs populer yang meliput berita tentang penelitian, inovasi, dan pengajaran MIT.

Kutipan: Pemotongan laser yang tidak terlalu boros (2021, 18 Februari) diambil pada 18 Februari 2021 dari https://techxplore.com/news/2021-02-less-wasteful-laser-cutting.html

Dokumen ini memiliki hak cipta. Selain dari transaksi yang adil untuk tujuan studi atau penelitian pribadi, tidak ada bagian yang boleh direproduksi tanpa izin tertulis. Konten disediakan untuk tujuan informasi saja.


Halaman Ini Di Persembahkan Oleh : Togel