Indonesia dalam kesepakatan aki kendaraan listrik senilai $ 9,8 miliar dengan LG Korea
Automotive

Indonesia dalam kesepakatan aki kendaraan listrik senilai $ 9,8 miliar dengan LG Korea


Peleburan nikel di fasilitas Indonesia di Soroako, Sulawesi Selatan

Indonesia mengatakan pada hari Rabu bahwa pihaknya telah menandatangani kesepakatan aki kendaraan listrik senilai $ 9,8 miliar dengan LG Korea Selatan saat bergerak menjadi pusat produksi global untuk teknologi hijau.

Perjanjian tersebut ditandatangani pada pertengahan Desember, dengan investasi direncanakan pada produksi dan rantai pasokan untuk baterai lithium, yang mengandalkan nikel.

Indonesia yang kaya mineral merupakan penghasil utama logam tersebut.

Pengembangan awal akan dimulai pada Februari, termasuk rencana untuk tambang dan smelter di pulau-pulau terpencil Maluku, kata Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Bahlil Lahadalia.

“(LG) punya pasar dan teknologi. Tapi Indonesia punya cadangan bahan baku yang luar biasa,” ujarnya.

“Jika kami menggabungkan keduanya, saya yakin investasi ini akan (menjadikan kami) salah satu pemain penting di dunia”.

Beberapa perusahaan asing lainnya berinvestasi di pabrik pengolahan baterai nikel di Indonesia, termasuk Tsingshan Holding Group milik China.

Pembuat kendaraan listrik yang berbasis di AS Tesla dilaporkan telah menyatakan minatnya pada investasi baterai EV potensial di Indonesia.


Indonesia ingin memikat SpaceX untuk membangun situs peluncuran roket


© 2020 AFP

Kutipan: Indonesia dalam kesepakatan aki kendaraan listrik senilai $ 9,8 miliar dengan LG Korea (2020, 31 Desember) diakses pada 31 Desember 2020 dari https://techxplore.com/news/2020-12-indonesia-bln-electric-vehicle-battery.html

Dokumen ini memiliki hak cipta. Selain dari transaksi yang adil untuk tujuan studi atau penelitian pribadi, tidak ada bagian yang boleh direproduksi tanpa izin tertulis. Konten disediakan untuk tujuan informasi saja.




Halaman Ini Di Persembahkan Oleh : Data HK