Format kompresi file ditemukan untuk mengubah timbre musik yang menyebabkan hilangnya beberapa konteks emosional
Lain2

Format kompresi file ditemukan untuk mengubah timbre musik yang menyebabkan hilangnya beberapa konteks emosional


Nilai skala BTL dan interval kepercayaan 95% yang sesuai untuk kategori emosional Bahagia. Kredit: Ronald Mo et al.

(TechXplore) —Sebuah tim kecil peneliti dari Universitas Sains dan Teknologi Hong Kong telah menemukan bahwa mengompresi musik yang direkam ke dalam format MP3 dapat menyebabkan hilangnya nada emosional, sehingga hasilnya kurang mendalam. Dalam makalah mereka yang diterbitkan di Jurnal Masyarakat Teknik Audio, para peneliti mendeskripsikan studi mereka tentang dampak kompresi rekaman alat musik dan instrumen mana yang paling menderita degradasi.

Kebanyakan orang yang mendengarkan musik yang disimpan sebagai file MP3 tahu bahwa kualitas suaranya lebih rendah daripada CD atau album vinil. Tapi apa yang hilang dan seberapa banyak yang belum diselidiki. Dalam upaya baru ini, para peneliti berusaha mempelajari jenis suara musik mana yang paling kehilangan kualitas emosionalnya ketika sebuah file diubah menjadi MP3 dan seberapa banyak.

Para peneliti meminta bantuan dari 20 siswa pascasarjana, masing-masing penutur asli bahasa Inggris dan masing-masing dengan pendengaran normal. Seluruh relawan diminta untuk mendengarkan rekaman dari beberapa instrumen: saksofon, biola, terompet, oboe, bassoon, klarinet, seruling dan terompet. Masing-masing diminta untuk menilai suara yang mereka dengar berdasarkan daftar ciri emosional: romantis, tenang, bahagia, pemalu, misterius, marah, lucu, sedih dan heroik. Para peneliti kemudian menganalisis jawaban yang diberikan oleh para relawan untuk melihat apakah mungkin ada pola. Mereka menemukan bahwa sebagian besar suara yang termasuk dalam kategori positif adalah yang paling berdampak negatif — romantis, tenang, lucu, heroik, dan bahagia terasa kurang hadir setelah file dikompresi ke dalam format MP3. Mereka juga mencatat bahwa beberapa alat musik memiliki pengaruh yang lebih besar daripada yang lain — terompet, misalnya, ditemukan kehilangan warna nada yang paling emosional sementara tanduk lainnya paling sedikit terpengaruh.

Para peneliti menyarankan bahwa orang-orang yang paling serius tentang kualitas tonal harus membatasi paparan mereka terhadap lagu yang dikompresi ke dalam format MP3. Mereka juga menyarankan bahwa tren saat ini dalam musik populer menuju nada seperti geraman atau lirik marah mungkin muncul karena kemampuan mereka untuk menerjemahkan dengan baik ke dalam format file terkompresi.


Musik di telinga kita: Ilmu timbre


Informasi lebih lanjut:
Ronald Mo dkk. Pengaruh Kompresi MP3 pada Karakteristik Emosional Persepsi dalam Alat Musik, Jurnal Masyarakat Teknik Audio (2016). DOI: 10.17743 / jaes.2016.0031

Abstrak
Bunyi alat musik memiliki karakteristik timbral dan emosional yang berbeda, dan ketika proses audio diterapkan padanya, karakteristik timbral dan emosionalnya berubah. Makalah ini menyelidiki efek kompresi MP3 pada karakteristik emosional dari delapan suara instrumen yang dipertahankan menggunakan tes mendengarkan. Kami membandingkan suara yang dikompresi secara berpasangan lebih dari sepuluh kategori emosional pada beberapa bit rate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompresi MP3 memperkuat karakteristik emosional netral dan negatif seperti Misterius, Pemalu, Seram, dan Sedih; dan karakteristik emosional positif yang melemah seperti Happy, Heroic, Romantic, Comic, dan Calm. Menariknya, Angry relatif tidak terpengaruh oleh kompresi MP3. Mungkin, artefak “geraman” latar belakang yang ditambah kompresi MP3 menurunkan karakteristik emosional positif dan meningkatkan karakteristik negatif seperti Misterius dan Menakutkan. Untuk instrumen, kompresi MP3 lebih mempengaruhi beberapa instrumen dan yang lainnya kurang. Terompet adalah yang paling berpengaruh dan paling sedikit klakson.

© 2016 TechXplore

Kutipan: Format kompresi file ditemukan mengubah timbre musik yang menyebabkan hilangnya beberapa konteks emosional (2016, 12 Desember), diakses 27 November 2020 dari https://techxplore.com/news/2016-12-compression-format-timbre-music-loss .html

Dokumen ini memiliki hak cipta. Selain dari transaksi yang adil untuk tujuan studi atau penelitian pribadi, tidak ada bagian yang boleh direproduksi tanpa izin tertulis. Konten disediakan untuk tujuan informasi saja.


Halaman Ini Di Persembahkan Oleh : https://joker123.asia/